Abdurrahman Sayoeti Bangkitkan Harga Diri Jambi

23 05 2011

Drs. H. Abdurrahman Sayoeti, Minggu (22/5/2011) telah pergi selama-lamanya ke alam peristirahatan yang abadi. Namun, pamong senior itu akan tetap dikenang oleh masyarakat Jambi atas pengabdian dan karyanya. Selama menjabat Gubernur Jambi hampir sepuluh tahun, nama Jambi berkibar ke pentas nasional dan internasional.

Zaman pemerintahan Abdurahman Sayoeti, infrasutruktur jalan dan jembatan sudah rampung oleh Gubernur pendahulunya Maschun Syofyan. Hubungan jalan dari Kota Jambi ke kabupaten-kabupaten mulus dan bagus serta Jambi diuntungkan dengan selesainya pembangunan jalan trans Sumatera yang melewati beberapa kabupaten menuju provinsi tetangga.

Pembangunan ekonomi Jambi mengeliat dengan cepat dari sector kehutanan, perkebunan dan pertanian. Puluhan industri kehutanan dan perkebunan tumbuh bak jamur, pabrik plywood, bubur kertas, pabrik kelapa sawit, karet dan lain sebagainya.

Masyarakat Jambi hidup berkecukupan, mencari pekerjaan tidak terlalu susah dan daerahnya aman “ Zaman ini enak nian mencari uang di Jambi,” ujar Mukhlis. Akibatnya, ribuan orang pergi merantau ke Jambi, untuk merubah nasibnya. Potensi ini dimanfaatkan betul oleh Abdurhaman, dengan slogan Jambi tempat teraman untuk berinvestasi.

Menurut teori perkembangan manusia, ketika kebutuhan dasar sudah tercukupi, manusia ingin dihargai. Untuk mewujudkan harga diri, perlu melakukan kegiatan-kegiatan seni budaya dan olahraga.

Maka tak heran, pada dekade tahun 1980-an. Orang di luar Jambi, masih banyak yang mengatakan Jambi bagian dari Sumbar dan sabagian mengatakan Jambi bagian dari Sumetara Selatan. “ Jambi itu dimana ya..masuk Palembang atau Padang,” ujar Steve Dombon, wartawan asal Irian Barat tahun 1992 lalu.

Berduet dengan Isterinya yang artis dan cantik Ny. Lily Sayoeti, Provinsi Jambi mulai dikenal secara nasional dan internasional. Mereka menggali potensi seni batik Jambi dan tariannya. Tidak tanggung-tanggung Tim Kesenian Jambi ini melalang buana ke Eropah dan Amerika serta Negara-negara Asia untuk mempromosikan batik Jambi dan tarian-trian Jambi.

Selain itu, tahun 1997 Provinsi Jambi menjadi tuan rumah MTQ tingkat nasional yang dibuka langsung oleh Presiden Soeharto. Pada waktu itu RCTI televisi swasta pertama yang sangat digemari masyarakat menyiarkan langsung MTQ itu setiap hari. Merupakan satu-satunya event MTQ disiarkan langsung oleh televisi swasta tersebut. Membuat nama provisni Jambi makin terkenal.

Begitu juga dengan bidang olahraga, nama Jambi selalu harum dengan masuknya Jambi sepuluh besar setiap PON. Sarana olahraga standar internasional dibangun di Kota baru. Untuk menongkrak prestasi dibajak beberapa atlet papan atas Indonesia. Seperti cabang renang, panahan dan lainnya.

Agar kegiatan itu diketahui banyak orang, Sayoeti sangat membutuhkan wartawan. Setiap tim kesenian Jambi tampil di dalam negeri dan luar negeri selalu membawa banyak wartawan. Selain itu perhatian terhadap wartawan khususnya PWI — memang satu-satunya organisasi wartawan waktu itu– sangat luar biasa, seperti bantuan tanah perkantoran berserta bangunan serta tanah untuk perumahan.

Hanya saja, kantor yang terwujud dan peresmiannya langsung oleh Pak Sayoeti, tahun 1998 lalu. Sedangkan perumahan PWI di Pondok Meja seluas 2 Ha, belum terwujud, hal ini bukanlah kesalahan dari Pak Sayoeti,, tetapi kesalahan PWI sendiri yang tidak mampu mewujudkannya, terutama kepengurusan PWI 10 tahun yang lalu.

Begitu banyak karya Pak Sayoeti, terutama mengangkat harga diri masyarakat Jambi. Begitu juga megangkat harga diri PWI Cabang Jambi dan wartawan umumunya. Selamat Jalan Pak Sayoeti,..moga Allah membalas dengan Surga. (Mursyid Sonsang)


Aksi

Information

2 responses

27 03 2012
Winda

wah ini blog-nyo kok lah lamo dak di-update lagi? lumayan padahal jadi tahu kabar kampung halaman meski di rantau orang…

6 04 2012
mursyidyusmar

iya nih…..sibuk ndak jelas… tks saranya

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s




%d blogger menyukai ini: