Teh Hitam Kajoe Aro, Mencengah Osteoporosis

24 09 2008

Mungkin juga salah satu alasan Belanda ingin menjajah Indonesia, karena daerah yang terbentang di garis khatulistiwa ini memiliki tanah yang cocok untuk ditanami teh. Memang ada negara lain yang cocok iklimnya untuk tanaman teh, tapi Belanda kalau pamor dengan Inggris yang terlebih dahulu sudah menjajah India hingga dataran tinggi Himalaya serta Srilangka. Di negara tersebut tanaman teh juga bisa tumbuh dengan subur dan kualitas baik..

Salah satu kebiasaan para Ningrat Eropah, termasuk Ratu Belanda kala sore hari mereka meminum secangkir teh dengan makanan roti kering, sambil berdiskusi dengan keluarga kerajaan memetakan daerah yang akan ditaklukan lagi. Teh yang mereka minum tentunya teh dengan kualitas tinggi. Untuk mengamankan kebutuhan mereka itu, harus dibangun perkebunan teh di daerah jajahan..Di Belanda sendiri, jangankan ada tanah untuk kebun teh. Beberapa kota besarnya diperluas dengan men-dam laut. Misalnya Amsterdam, Roterdam dll.

Maka Belanda menjajah Indonesia, mereka membangun beberapa perkebunan teh di Indonesia, salah satunya perkebunan teh Kayu Aro, Kecamatan Kayu Aro, Kabupaten Kerinci, Propinsi Jambi. Hamparan kebun teh ini terletak di lereng Gunung Kerinci, Gunung tertinggi di Sumatera. Kebun ini berada di ketinggian 1400 hingga 1600 dari permukaan laut.

Kini perkebunan teh kayu aro dikelola oleh PT. Perkebunan Nusantara VI Sumatera Barat – Jambi. Perusahaan milik negara ini terus meningkatkan kualitas dan jumlah produksinya. Begitu juga dengan pemasarannya, selama bertahun-tahun, teh Kajoe Aro hampir 100 persen di ekspor. Saat ini sudah beredar di dalam negeri produk teh kajoe aro yang bubuk maupun teh celup.

Sejarahnya, kebun ini dibangun oleh NV. HVA ( Holand Vereniging Amasterdam tahun 1925, setahun kemudian hamparan lahan yang berbukit-bukit mulai ditanam teh, sampai saat ini luas kebun teh Kajoe Aro mencapai 3000 hektar. “ Keistimewaan Teh Kajoe Aro ini. Tanaman yang ada sekarang merupakan tanaman varitas yang ditanam sejak tahun 1926,” Kata Direktur Keuangan PTP VI Karimmuddin.

Setiap tahun produksi kebun Kajoe Aro ini mencapai 5.500 ton dalam jenis teh hitam orthodox. Diolah dipabriknya di Bedeng Delapan, Desa Kayu Aro, yang merupakan pabrik teh terbesar di dunia, dengan pengolahan teknologi tradisional. Pabrik ini dibangun tahun 1970 lalu.

Produksi teh hitam ini di eskpor ke manca negara, seperti Eropah Barat, Eropah Timur, Rusia, Timur Tengah, India, Srilangka, Amerika dan Australia. “ Sekitar delapan puluh lima persen. Produksi kita diekspor, ya sisa nya untuk dalam negeri,” Kata Pak Karim.

Keunikan teh Kajoe Aro adalah dari aroma dan cita rasa yang spesifik, banyak digunakan produsen sebagai bahan utama pencampur untuk memperoleh citarasa teh yang berkualitas,” Sebagaian besar teh yang beredar dipasaran, campurannya di pakai teh Kajoe Aro, agar citarasa dan aromanya mantap,” ujarnya.

Menurut Karim, teh Kajoe Aro dalam proses produksinya tanpa dicampur bahan kimia ( bahan pengawet, pewarna dan perasa) sehingga sangat bermanfaat untuk kesehatan karena mengandung zat antara lain.

Riboflavin zat yang membantu pertumbuhan pencernaan dan vitalitas serta zat polifenol yang merupakan anti oksidan jenis biovanoid yang 100 kali lebih efektiv dari vitamin C dan 25 kali lebih efentif dari vitamin E.

“ Menurut penelitian Jhon Weisburger dari Amerika, kebiasaan minum teh Kajoe Aro secara teratur bukan sekedar nikmat tetap juga bermanfaat untuk mencengah penyakit kanker, mencegah/ menyembuhkan penyakit jantung serta mencengah osteoporosis, terutama wanita pasca menopouse,” Kata Karim yang juga peminum teh ini.(Mursyid Sonsang)


Aksi

Information

12 responses

25 09 2008
thevemo™

saya suka teh yang biasa aja bang..hitam pahit gak?

25 09 2008
Rita

Wah khasiatnya bagus juga yaa, saya baru tau kalau ada yg namanya teh hitam dari blog ini bang. Kalau liat khasiatnya jadi pengen nyoba. Ini mau brangkat cuti, ntar aku nyari di Makasar mudah2 udah dipasarkan di sana??

SELAMAT IDUL FITRI, MOHON MAAF LAHIR DAN BATIN, RITA & FAM.

26 09 2008
pimbem

hihihihi yg malah baru denger ada teh jenis ini, jd pingin nyobain🙂

26 09 2008
yessymuchtar

aku suka teh..tapi lebih suka kopi🙂
salam kenal

29 09 2008
Sassie Kirana

Sie lagi demen minum teh hijau teh hitam Kajoe Aroe belum pernah nyoba sih, tapi sie percaya teh itu manfaatnya luar biasa..dari dulu kalau dirumah lagi ada yang kena diare sama ibu dibuatin teh pekat tanpa gula dijamin manjur..selain itu teh juga baik buat dikonsumsi para wanita karena bisa mencegah kanker payudara karena itulah sie gemar minum teh hijau
Blog yang bermanfaat salam kenal

29 09 2008
novnov

saya 4 thn di Jambi malah belum pernah nyobain teh Kajoe Aroe bang hehehe
*blushing*

30 09 2008
Listiana Advokat

Teh hitam memang ces pleng….lo untuk segala penyakit…..aku juga mengkonsumsi ko……
Oya…. tentang foto2 Jogja tempo doeloe koleksi dari kantor suami…..ada minat apa ?
Salam,
Listiana Advokat.

7 10 2008
j.rizal

benar itu bang mursyid. informasi ini bermanfaat bagi banyak orang. salam

10 10 2008
Jay

teh saya suka… tapi lebih suka Kopi….
teh kayu Aro emang terkenal ..
Tapi teh hitamnya saya belum coba..
Kapan nih Pak Ketua ajak kita minum teh hitam…..

Selamat Hari Raya Idul Fitri. Mohon maaf lahir dan batin

10 10 2008
Fadhli

Da mursid, awak sedang mambuek situs kampuang kini ko. Cuman awak ndak tau apo nan ka diangkek dalam situs tu. http://www.sonsang.at.ua/ dan http://www.sonsang.wordpress.com itu situsno da mursid. Awak mintak pandapek ka da mursid kini tu🙂

14 08 2010
Kasiat Teh Kayu Aro | ronisukses.com

[…] Kajoe Aro juga disebut mengandung polifenol, yakni anti oksidan jenis biolavanoid yang 100 kali lebih efektif dari vitamin C dan 25 kali lebih efektif dari vitamin E yang sangat berguna untuk mencegah kolesterol jahat yang memicu pertumbuhan plak yang bisa […]

25 05 2011
fitraldy

Dimana saya bisa dapatkan teh kajoe aroe, bisa dicarikan bang? nanti saya kirim biayanya. wassalam

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s




%d blogger menyukai ini: